JurnaL akuntansi Indonesia

1. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia Vol. 8, 2008
Efendi
Judul: Pengaruh Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas,dan Risiko Sistematis terhadap Harga Saham Properti di Bursa Efek Jakarta
Bidang penelitian: pasar modal

Y= Harga Saham
X1= Resiko Sistematis
X2= Return on asset
X3= Return on Equity
X4= Debt Equity Ratio

Tujuan riset ini adalah untuk mengetahui efek yang empiris tentang Ratio/Perbandingan Profitabilitas, Pengungkitan Perbandingan, dan Resiko yang sistematis yang manapun secara parsial atau secara serempak [bagi/kepada] [perusahaan/ rombongan] [properti/milik] harga bursa/stock pada jakarta bursa saham.

Hasil menunjukkan bahwa ROA, DER, dan BETA variabel secara serempak mempunyai dengan mantap mempengaruhi ke rentabilitas menilai di 95% interval kepercayaan.
Alat analisis : Harga Saham diukur oleh Resiko Sistematis, Return on asset, Return on Equity dan Debt Equity Ratio

2. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 8, No. 2, Juli 2003

Elva Zainani S,Einde Evana dan Rindu Rika Gamayuni

Judul : Analisis Pengaruh Informasi Akuntansi Terhadap Perubahan Harga Saham Perusahaan-Perusahaan Yang Tergabung Dalam Indeks LQ 45 Di Bursa Efek Jakarta(BEJ)
Bidang penelitian: pasar modal

Y= Harga saham
X1= Earning per Share (EPS)
X2= Price Earning Ratio (PER)
X3=Book Value per Share (BVS)
X4= Price to Book Value (PBV)
X5=Operating Profit per Share (OPS)

untuk mengetahui seberapa besar pengaruh informasi akuntansi tersebut terhadap harga saham perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam LQ 45 di BEJ.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa EPS berpengaruh negatif tidak signifikan, BVS berpengaruh positif tidak signifikan, PER berpengaruh positif tidak signifikan, OPS berpengaruh negatif tidak signifikan, sedangkan PBV berpengaruh positif signifikan sebanyak 81,7% terhadap perubahan harga saham perusahaan yang tergabung dalam LQ 45.
Alat Analisis: Harga saham diukur oleh Earning per Share (EPS), Price Earning Ratio (PER), Book Value per Share (BVS), Price to Book Value (PBV) dan Operating Profit per Share (OPS)

3. Jurnal riset akuntansi SNA VIII Solo, 15 – 16 September 2005
Rahmayati dan Tri Suryani
Judul : OVER REAKSI PASAR TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA
Bidang penelitian: pasar modal
Y: Harga Saham.

X1: Return tidak normal (abnormal return)
X2: Return Pasar
X3: Cumulative Abnormal Return
X4: Average Abnormal Return
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Apakah ada reaksi berlebihan
(overreaction) terhadap harga-harga saham perusahaan manufaktur yang ada di Bursa
Efek Jakarta, yang ditandai dengan portofolio loser mengungguli portofolio winner?.
Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh De Bondt dan
Thaler (1985) dan penelitian Sukmawati dan Hermawan (2003). Overreaction yang
terjadi secara separatis ini dapat juga memberikan penjelasan bahwa pasar modal di
Indonesia, khususnya untuk perusahaan sektor manufaktur dalam kondisi efisiensi pasar
dalam bentuk lemah (weak form). Reaksi berlebihan atau overreaction yang sesaat
menyebabkan investor tidak dapat mengalami abnormal return yang besar dalam waktu
yang lama.

Alat analisis : teknik regresi berganda atau
multiple regression

4. Jurnal riset akuntansi Empirika, Vol. 19 No. 1, Juni 2006
Noer Sasongko & Nila Wulandari
Judul : PENGARUH EVA DAN RASIO-RASIO PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM

Bidang penelitian: pasar modal
Y: harga saham

X1: Return on Asset (ROA)
X2 : Return on Equity (ROE)
X3:Return on Sales (ROS)
X4: Earning Per Share (EPS)
X5: Basic Earning Power (BEP)
X6: Economic Value Added (EVA)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji kembali pengaruh EVA (Economic
Value Added) dan rasio-rasio profitabilitas yang diukur dengan ROA (Return on
Asset), ROE (Return on Equity), ROS (Return on Sales), EPS (Earning Per Share),
dan BEP (Basic Earning Power) terhadap harga saham perusahaan manufaktur di
Bursa Efek Jakarta untuk periode 2001-2002.
Hasil pengujian hipotesis yang telah dilaksanakan diperoleh kesimpulan
sebagai berikut :
1. Hasil uji t parsial menunjukkan bahwa earning per share (EPS) berpengaruh
terhadap harga saham. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t yang diterima pada
taraf signifikansi 5% (p0,05). Artinya ROA, ROE, ROS, BEP, dan EVA tidak
dapat digunakan untuk menentukan nilai perusahaan.

5. Nama jurnal, Edisi, Volume : Jurnal Akuntansi, Juni 2005, Volume 1,No.2
Peneliti : Handriyono
Topik Judul : Manajemen Laba (Earning Management) dan
Pemilihan Metode Akuntansi Pada Saat IPO

Variabel yang Digunakan : X = Pemilihan Metode Akuntansi
Y = Manajemen Laba
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui bagaimana mempengaruhi perilaku
manajer untuk mengendalikan tingkat keuntungan suatu perusahaan dan informasi keuangan

Alat Analisis dan Hasil Analisis : menunjukkan bahwa hanya ukuran perusahaan
yang mempunyai hubungan yang signifikan pada perusahaan yang go publik, dan variabel yang lain tidak signifikan.

Penelitian yang Mendukung dan Tidak :Djamaludin, S., Handayani T. Wijayanti dan Rahmawati. 2008. Analisis Perbedaan Antara Laba Akuntansi dan Laba Fiskal Terhadap Presistensi Laba, Akrual, dan Aliran Kas pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Jurnal Riset

About these ads
Explore posts in the same categories: Uncategorized

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: